Bayern Munich's Dutch forward Roy Makaay (R) celebrates after scoring during their knockout round second leg Champion's League match at the Allianz Arena in Munich 07 March 2007. AFP PHOTO JOHN MACDOUGALL / AFP PHOTO / JOHN MACDOUGALL

SOCCERPEDIA: 10,12 Detik Gol Tercepat di Arena Liga Champions, Siapa Pelakunya?

Berita Bola,  SOCCERPEDIA: 10,12 Detik Gol Tercepat di Arena Liga Champions, Siapa Pelakunya?

LIGA Champions dikenal sebagai turnamen antarklub Eropa paling prestisius. Hanya klub-klub terbaik di Benua Biru yang bisa tampil digelaran yang mulai dilangsungkan pada musim 1955-1956.

Tingginya level kompetisi membuat sebuah tim butuh usaha keras untuk mencetak gol. Bahkan tak jarang, skor akhir imbang 0-0, alias tak ada yang mampu mencetak gol ke gawang lawan. Namun, jika ditanya apakah di Liga Champions ada gol yang tercipta di bawah satu menit setelah peluit wasit dibunyikan? Jawabannya banyak.

Paolo Maldini mencetak gol ke gawang Liverpool di final Liga Champions 2004-2005 ketika pertandingan baru berjalan 53 detik. Namun, bukan Maldini pencetak gol tercepat di Liga Champions Panduan Bermain Judi.

Sosok yang dimaksud ialah pesepakbola legenda asal Belanda, Roy Makaay. Membela Bayern Munich, pria yang kini berusia 42 tahun mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 10,12 detik!

Saat itu, Bayern menjamu Real Madrid di leg II 16 besar Liga Champions 2006-2007. Die Roten –julukan Bayern– membutuhkan kemenangan setelah di laga pertama takluk 2-3 dari Madrid.

Karena itu, mereka langsung memberi pressing tinggi selepas wasit Michel Lubos meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Gonzalo Higuain (Madrid) mekakoni kick off dan mengoper bola kepada sang rekan setim, Fernando Gago.

Tanpa berlama-lama, Gago memberikan umpan kepada Roberto Carlos. Tak disangka, Carlos yang memiliki segudang pengalaman di persepakbolaan internasional gagal menerima umpan dari Gago secara sempurna.

{ Baca juga : ” Gagal Menang di 3 Laga, Mental Pemain Chelsea Berantakan ” }

Alhasil, bola yang bergerak liar direbut Hasan Salihamidzic. Melihat Makaay sudah berada di kotak penalti, winger berpaspor Bosnia-Herzegovina itu langsung melepaskan umpan silang mendatar yang langsung disambar Makaay. Skor berubah 1-0.

Pada akhirnya, Bayern memenang pertandingan dengan skor 2-1. Meski agregat sama kuat 4-4, Bayern asuhan Otmar Hitzfeld berhak lolos ke perempatfinal setelah unggul agresivitas gol tandang.