Soccer Time: Tampil Gemilang pada 2015-2016, 5 Klub Ini Tampil Melempem pada Musim 2016-2017

Soccer Time: Tampil Gemilang pada 2015-2016, 5 Klub Ini Tampil Melempem pada Musim 2016-2017

Berita Bola, Soccer Time: Tampil Gemilang pada 2015-2016, 5 Klub Ini Tampil Melempem pada Musim 2016-2017

MUSIM 2016-2017 tampaknya tak memihak beberapa klub yang tampil gemilang pada musim lalu, tapi melempem di musim ini. Dilansir Sportskeeda, ada lima klub di Eropa yang nyatanya mampu tampil gemilang di musim 2015-2016, namun ketangguhannya tak terlihat lagi di musim ini.

Berikut lima klub di musim ini yang tampil melempem ketimbang musim lalu yang begitu cemerlang:

1. Leicester City

Musim lalu, Leicester berhasil mengejutkan publik Inggris, Eropa, bahkan dunia dengan permainannya yang luar biasa. Di bawah asuhan Claudio Ranieri, Leicester mampu merobohkan tembok raksasa Liga Inggris seperti Chelsea, Man United, Arsenal, Man City, dan Liverpool. Tak disangka mereka tampil gemilang dan meraih titel untuk pertama kalinya.

Namun, memasuki musim 2016-2017, tampaknya permainan fenomenal mereka harus terhenti. Setelah ditinggal beberapa pemain andalannya, Leicester akhirnya kembali melempem dan bahkan hampir terlempar ke zona degradasi Liga Inggris.

Beruntung di paruh kedua musim, mereka mulai bangkit dan merangkak ke posisi papan tengah Liga Inggris. Memasuki pekan ke-37, Leicester saat ini duduk di posisi ke-11 dan memiliki peluang untuk bisa menembus posisi delapan besar di klasemen akhir Liga Inggris.

2. Paris Saint-Germain

Bisa dikatakan Paris Saint-Germain (PSG) adalah klub besar di Eropa saat ini. Mereka terlihat begitu powerful dengan barisan para pemain yang mengisi skuad PSG. Mereka terakhir sukses menjuarai Liga Prancis 2015-2016 untuk yang ketiga kalinya secara berturut-turut. Tentu saja, target mereka adalah Liga Champions.

{ Baca Juga, ” Pernyataan Kane Bikin MU dan Madrid Patah Hati ” }

Namun, musim ini tampaknya hal itu sudah jauh berbeda. Setelah kehilangan Zlatan Ibrahimovic ke Man United, tampaknya PSG seperti kehilangan tajinya. Mulus di babak grup Liga Champions kontra Arsenal, Basel, dan Ludogorets. PSG nyatanya langsung tersingkir di babak 16 besar dari Barcelona setelah tampil apik pada leg pertama. Begitu juga di Liga Prancis, yang dominasinya kini disaingi ketat oleh AS Monaco yang musim ini tengah memimpin klasemen sementara.

3. Manchester United

Bisa dikatakan Man United salah satu tim liga Inggris yang tampil gemilang di musim lalu. Meski, tak berada dalam performa terbaiknya, tapi sepertinya musim ini lebih buruk ketimbang musim 2015-2016. Jika musim lalu, mereka berhasil menembus posisi lima besar, tampaknya musim ini mereka harus merelakan posisi tersebut.

Pasalnya, memasuki pekan ke-37, Setan Merah di bawah Jose Mourinho bisa dipastikan akan turun peringkat ke posisi enam. Berbeda dengan ambisi mereka yang sedianya setidaknya mencapai lima besar di musim ini.

Namun, mereka masih bisa membuktikan diri melalui Liga Eropa musim ini. Final Liga Eropa akan menjadi capaian terbaik keduanya jika berhasil mengalahkan Ajax pada partai puncak nanti.

4. Arsenal

Musim lalu, Arsenal mampu membuat penampilan gemilang yang secara tidak terduga. Mereka mampu menggeser posisi Tottenham Hotspur di peringkat dua klasemen akhir Liga Inggris. Tentu hal itu membuat harapan tinggi bagi fans The Gunners –julukan Arsenal– untuk bisa menapaki puncak tertinggi di musim ini.

Namun, hanya angan-angan belaka untuk bisa merebut posisi tiga besar. Mereka harus berjuang keras yang bahkan sempat terseok-seok di posisi tujuh. Meski begitu, harapan tiga besar di musim 2016-2017 masih bisa terjadi dengan harapan dua pesaing di atasnya yakni Man City dan Liverpool, mengalami kekalahan dan mereka naik dua peringkat ke posisi ketiga.

5. Bayern Munich

Meski masih menjadi yang paling tangguh di Liga Jerman, tapi keperkasaan Bayern Munich di Liga Champions harus sirna. Jumpa Real Madrid di perempatfinal, mereka harus bekerja keras untuk bisa menyamai raihan pada musim lalu, yakni mencapai semifinal.

Namun, apa daya mereka harus mengakui keunggulan Madrid dan membuat langkah mereka terhenti di babak delapan besar. Apalagi mereka kalah cukup telak dalam laga tersebut dengan agregat 3-6.