Sergio Ramos, Pahlawan Real Madrid yang Kontroversial

Sergio Ramos, Pahlawan Real Madrid yang Kontroversial

 

Berita Bola, Sergio Ramos, Pahlawan Real Madrid yang Kontroversial

Real Madrid mesti berterima kasih kepada sang kapten, Sergio Ramos dalam pertandingan pekan ke-19 La Liga melawan Malaga di Santiago Bernabeu, Sabtu 21 Januari 2017. Sebab, dia menjadi pahlawan kemenangan Los Blancos di laga itu.

Ramos mencetak dua gol ke gawang Malaga yang dijaga Carlos Kameni. Gol pertamanya berawal dari tendangan sudut yang diepaskan Toni Kroos pada menit ke-35 yang diakhiri dengan tandukan terukur pemain berusia 30 tahun itu.

Delapan menit berselang, Ramos kembali menunjukkan kehebatannya dalam menyambut bola mati. Dan lagi-lagi Kroos sebagai pengumpan. Bola yang berada di dalam kotak penalti sukses dikonversi menjadi gol oleh mantan pemain Sevilla tersebut.

“Kita tahu apa yang Sergio berkan kepada kita melalui bola-bola mati. Dia merupakan pemain era kini yang fenomenal dengan mencetak dua gol,” kata pelatih Madrid, Zinedine Zidane seperti dikutip dari Kamusjudi.com.

[Baca Juga –“Lupakan Dua Kekalahan Beruntun, Real Madrid Fokus Lawan Malaga”]

Dalam pertandingan ini, Ramos bukannya tanpa kontroversi. Sikap emosional nampak terlihat di babak pertama. Ketika hendak menyambut sepak pojok, dia kedapatan mendorong pemain lawan hingga terjatuh, beruntung wasit luput dari insiden ini.

Beberapa waktu belakangan, Ramos kerap menjadi sorotan publik. Pertama terjadi ketika bermain melawan Sevilla di Copa del Rey. Pemain tim nasional Spanyol tersebut sukses mencetak gol, namun dalam selebrasi, dia terlihat mengejek fans lawan.

Dan bukan tanpa alasan, Ramos bersikap seperti itu kepada para fans mantan klubnya. Dia terlihat emosi karena sepanjang laga, fans garis keras Sevilla tak berhenti menyanyikan dan melontarkan cacian kepadanya.

Kontroversi kembali berlanjut beberapa hari kemudian, saat Madrid melawan Celta Vigo. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan bagi Los Blancos tersebut, sebuah video yang beredar menunjukkan, Ramos sengaja meludahi pemain lawan.