Berita Bola

Pernah Berseteru dengan Sarri, Kepa Menyesal

Berita Bola,  Pernah Berseteru dengan Sarri, Kepa Menyesal

Penjaga gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga, menyesali tindakannya yang pernah melawan perintah dari sang pelatih, Maurizio Sarri. Ia pun menjadikan kejadian tersebut sebagai pembelajaran penting dalam kariernya sehingga takkan pernah mengulangi kembali.

Kepa sempat mendapat sorotan lebih dari publik kala menentang perintah yang diberikan Sarri di final Piala Liga Inggris 2018-2019. Kala itu, Sarri memutuskan untuk mengganti Kepa setelah 120 menit bermain dengan Willy Caballero. Keputusan ini diambil Sarri lantaran Kepa sempat terlihat mengalami cedera setelah mengalami benturan keras dengan pemain Manchester City.

Kepa Arrizabalaga

Tetapi menurut Panduan Judi Online, Kepa menolak keputusan Sarri dengan tak mau meninggalkan lapangan. Ia bersikeras memberi tahu sang pelatih dari kejauhan bahwa kondisinya baik-baik saja dan bisa terus berlaga hingga babak adu penalti. Kondisi ini tentu saja membuat sang pelatih geram karena dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya laga sehingga akhirnya membuat Chelsea kalah.

[ Baca Juga : Juventus Tertinggal 0-1 dari Torino di Babak Pertama ]

Benar saja, Kepa yang tetap bertahan di lapangan hingga akhir laga ternyata tak bisa mengantarkan Chelsea merengkuh gelar juara. Akibat aksinya yang membangkang Sarri, Kepa pun dikenakan hukuman berupa denda satu pekan gaji. Kepa sendiri bisa menerima dengan lapang dada semua hukuman yang diberikan kepadanya karena merasa telah melakukan kesalahan besar.

Maurizio Sarri

“Saya menerima apa yang pelatih katakan dan denda dari klub. Saya menyadari tidak akan bermain di laga berikutnya. Saya berada di belakang Willy dan mendukungnya serta tim sebisa mungkin. Tentu saja, hanya itu yang bisa saya lakukan. Itu adalah sesuatu yang saya lakukan saat sedang ‘panas’ di momen tertentu. Bukan sesuatu yang bisa saya banggakan. Itu adalah momen sulit yang saya petik sebagai pembelajaran dan masih belajar hingga sekarang,” ujar Kepa, sebagaimana dikutip dari Kamus Judi.

“Sekarang adalah waktunya bagi saya untuk terus maju. Saya telah meminta maaf. Sepakbola terus berjalan. Kami semua berbuat kesalahan. Saya tidak melihatnya hingga menyaksikan untuk pertama kalinya semua gambar-gambar itu. Saya melihatnya dari perspektif yang berbeda. Hingga di titik itu, saya seperti berada dalam sebuah gelembung dan tidak sadar akan apa yang terjadi. Saya mulai melihatnya saat tiba di rumah dan untuk pertama kalinya menyaksikan dari video,” tukasnya.