Pep Guardiola Tak Pernah Dicintai Fans Bayern Munich

Pep Guardiola Tak Pernah Dicintai Fans Bayern Munich

Berita Bola, MUNICH Di tangan arsitek anyar, Carlo Ancelotti, Bayern Munich nampak bakal punya prestasi yang lebih cemerlang lagi ketimbang saat klub Raksasa Bavaria itu dibesut Josep ‘Pep’ Guardiola. Anggapan ini keluar dari mulut legenda Bayern, Lothar Matthäus.

Maestro sweeper Bayern yang juga eks Kapitän (kapten) tim nasional Jerman tersebut, menilai Bayern akan lebih baik dilatih Don Carletto – sapaan Ancelotti. Pasalnya, antara Guardiola dan Ancelotti punya dua karakter yang berbeda jauh.

Guardiola sendiri saat ini sudah hijrah melatih klub kaya Premier League, Manchester City. Pun begitu, prestasi Bayern tak terbilang ‘wah’ saat masih ditangani mantan mediocampista (gelandang) Barcelona tersebut.

Contohnya, dalam tiga tahun lalu Pep Guardiola acap gagal mengentaskan dahaga gelar Bayern akan titel DFL Supercup atau Piala Super Jerman. Namun pada Senin 15 Agustus dini hari WIB lalu, Ancelotti sanggup “menyopiri” Bayern merebut gelar itu pascamenang 2-0 dari Borussia Dortmund di Signal Iduna Park.

Soal karakter keduanya Matthäus punya opini pribadi. Terlebih saat masih merumput dan berseragam Inter Milan, Matthäus pun pernah beberapa kali beradu skill di tengah lapangan, baik dengan Guardiola maupun Ancelotti yang kala itu masih bermain di AC Milan.

“Ancelotti punya kepribadian untuk memimpin sebuha tim. Saya sendiri pernah bermain melawan keduanya. Tapi yang paling terkesan adalah saat bertemu Ancelotti di laga (Derby della Madonnina) Inter Milan vs AC Milan,” ungkap Matthäus.

“Dia (Ancelotti) memang tidak cepat (pergerakannya di lapangan). Namun dia powerful. Tembakannya juga hebat,” lanjutnya, Kamis (18/8/2016).

Soal karakter melatih pun, Matthäus masih menilai Ancelotti lebih unggul dari Guardiola. Selain menang pengalaman, Ancelotti punya karakter yang merangkul pemain dan juga fans.

“Guardiola kalah tiga kali di final DFL (Supercup). Tapi sekarang masanya Ancelotti. Fans memang menyukai Guardiola, tapi mereka tidak mencintainya,” imbuh Matthäus.

“Dia (Guardiola) orangnya tangguh, straight terhadap banyak hal. Namun tidak pernah merayakan kemenangan bersama fans. Beda dengan Ancelotti. Saya rasa fans (Bayern) akan mencintai Ancelotti,” tandasnya.