Mourinho Bela Pemain Man United Usai Disingkirkan Sevilla

Mourinho Bela Pemain Man United Usai Disingkirkan Sevilla

Berita Bola, Mourinho Bela Pemain Man United Usai Disingkirkan Sevilla

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, membela pemainnya usai takluk 1-2 dari Sevilla di Old Trafford dalam laga lanjutan leg II 16 besar Liga Champions 2017-2018, Rabu (14/3/2018) dini hari WIB. Mourinho mengatakan tidak ada yang salah dari para pemainnya dan niat mereka dalam bermain.

Mimpi The Red Devils –julukan Man United– untuk meraih trofi Liga Champions 2017-2018 kandas dini hari tadi. Sebelumnya, Man United bermain imbang 0-0 kala bertandang ke markas Sevilla, Estadio Ramon Sanchez Pizjuan di leg I 16 besar Liga Champions. Karena itu, Man United pun kalah agregat 1-2 dari Los Nervionenses –julukan Sevilla.

Padahal, Man United sudah bermain agresif dari menit awal jalannya pertandingan. Namun, pelatih berpaspor Portugal itu tidak menyangka Sevilla dapat memberikan perlawanan yang sengit sepanjang laga berlangsung. Ia pun tidak menyalahkan anak asuhannya. Ia menganggap para pemainnya tidak melakukan kesalahan. Mantan pelatih Chelsea itu menganggap Sevilla tampil lebih baik dibandingkan Man United.

“Saya pikir gol pertama selalu menjadi hal yang penting. Bukan hanya karena dari hasil pada leg I, namun juga dari profil pertandingan. Kami mencoba untuk agresif dan intens sejak menit pertama. Kami tidak mencetak gol dan Sevilla semakin menahan bola dan mengendalikan jalannya pertandingan dengan baik,” ungkap Mourinho, dikutip dari Kamus Judi.

[ Baca Juga – Mbappe Beberkan Perbedaan PSG dengan Madrid ]

Menurut pelatih yang sempat menangani Inter Milan itu, tim asuhannya sudah menciptakan banyak peluang untuk membuat gol. Namun, dengan masuknya penyerang Sevilla, Wissam Ben Yedder yang menggantikan Luis Muriel pada menit 72, menghadirkan malapetaka bagi tuan rumah. Pasalnya, Ben Yedder lah yang membuat dua gol kemenangan untuk Sevilla, yakni pada menit 74 dan 78. Sementara itu, Man United hanya mampu mencetak satu gol melalui sepakan Romelu Lukaku pada menit 84.

“Kami memiliki periode yang baik. Kami hanya tidak memiliki kontrol yang baik sepanjang pertandingan. Namun, saya tidak bisa mengatakan ada yang salah dengan pemain saya dan niat mereka untuk bermain,” lanjut pelatih berusia 55 tahun itu.

“Itulah sepakbola. Kami kalah, namun besok ada hari lain dan kami akhir pekan nanti ada pertandingan lagi. Saya senang para pemain tidak menyembunyikan kesedihan mereka. Namun, kami tidak punya waktu untuk melakukan drama,” tutupnya.