Mbappe Beberkan Perbedaan PSG dengan Madrid

Mbappe Beberkan Perbedaan PSG dengan Madrid

Berita Bola, Mbappe Beberkan Perbedaan PSG dengan Madrid

Penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, mengaku ada hal berbeda yang membuat timnya gagal menaklukkan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2017-2018. PSG harus mengakui keunggulan sang juara bertahan dengan skor agregat 3-5.

Pemain berpaspor Prancis itu menyatakan bahwa timnya telah belajar banyak dari kekalahan mereka dari Madrid pada dua laga tersebut. Mbappe yakin Madrid telah memberikan pelajaran bagi PSG, meski dihuni para pemain bintang.

Mbappe menyangkal jika timnya secara mental telah down setelah menelan kekalahan di leg pertama dengan skor 1-3 yang berlangsung di Santiago Bernabeu. Tetapi mantan pemain AS Monaco itu mengakui bahwa pemain bintang Madrid lebih mampu menunjukkan kelasnya.

“Secara mental, kami ingin menghadapi laga melawan Madrid semaksimal mungkin. Tidak ada yang bisa mengatakan bahwa kami tidak mencoba, tapi ini sepakbola dan meski kami memiliki pemain hebat, Madrid menunjukkan perbedaan antara memiliki pemain dan juara hebat,” ungkap Mbappe, mengutip dari Kamus Judi.

Tereliminasinya PSG dari kompetisi Liga Champions telah memberikan tekanan yang sangat tinggi bagi sang pelatih yakni Unai Emery. Pasalnya klub telah berjuang banyak kepada tim hingga mendatangkan Neymar dengan harga yang fantastis dari Barcelona senilai 222 juta euro atau sekira Rp3,5 triliun.

[ Baca Juga – Klopp Nilai Liverpool Layak Dapat Hasil Imbang ]

Belum sampai di situ, Emery juga ikut berperan dalam mendatangkan Mbappe dari AS Monaco. Meski berstatus pinjaman, PSG harus memastikan akan membayar 180 juta euro atau sekira Rp1 triliun untuk tanda tangannya pada musim panas ini.

Meski begitu, Mbappe menegaskan bahwa Emery tidak patut untuk disalahkan. Menurutnya ia dan rekan-rekannya yang merasa bersalah. Namun begitu, skuad Les Parisiens –julukan PSG– enggan terpuruk dan move on untuk menatap tiga kompetisi tersisa yakni Liga Prancis, Coupe de France, dan Piala Liga Prancis.

“Ini bukan Unai Emery yang kalah, ini PSG. Kami yang ada di lapangan. Penting untuk kembali ke jalur (kemenangan) lagi karena kami masih ada tiga kompetisi,” tambah pemain berusia 19 tahun itu.

“Memang benar bahwa setelah itu sulit tapi kami professional, kami harus membali halaman dan langsung melanjutkan. Kami akan memberikan segalanya untuk tiga gelar yang tersisa,” tutupnya.