Lima Resep Sukses Mourinho Menurut Materazzi

– Lima Resep Sukses Mourinho Menurut Materazzi

 

Berita Bola, Marco Materazzi pernah dilatih Jose Mourinho. Punya penilaian amat positif mengenainya, Materazzi pun membeberkan penilaian mengenai resep kesuksesan Mourinho.

Dalam karier melatihnya Mourinho sudah meraih tidak kurang dari 23 titel dalam 16 tahun karier melatihnya, termasuk di antaranya membantu Inter Milan meraih treble saat klub itu dibela Materazzi.

Mourinho meninggalkan Inter pada 2010 tapi Materazzi tetap punya opini amat positif untuk pria Portugal yang kini menangani klub Inggris Manchester United tersebut. Menurutnya, ada lima resep sukses Mourinho dalam karier melatihnya.

“Dorongan,” ucap Materazzi kepada Materazzi kepada Gazzetta dello Sport, menyebut resep sukses Mourinho yang pertama, seperti dilansir Berita Bintang Bola.

“Ia bisa menularkan energi. Saya dapat memberikan ribuan contoh, tapi satu dari tahun Treble akan cukup: kami kalah 1-3 lawan Catania dan keesokan harinya ia menyemprot kami semua, mulai dari yang terkuat sampai yang paling lemah.

“Kami saling menatap mata satu sama lain, menerima kata-katanya, dan empat hari kemudian kami ke London dan mengalahkan Chelsea. Mourinho bisa membaca perasaan Anda, yang terpendam sekali pun, dan masuk ke benak Anda,” bebernya.

Pemain Nerazzurri periode 2001–2011 tersebut kemudian menyebut resep sukses kedua The Special One. Materazzi menyebutnya sebagai “Kecerdikan”.

[Shaun Botterill/Getty Images]

“Ia melakukan segalanya dengan tepat, bukan cuma terkait pemainnya. Saya belum pernah melihat seseorang yang sedemikian ilmiah dalam memprovokasi lawan, sedemikian hebat membuat mereka senewen. Tapi lebih dari itu. Ia terkadang menyenangi kontroversi, tapi ia selalu menjauhkan timnya dari hal tersebut. Ia adalah perisai yang sempurna,” sebut Materazzi.

“Pengetahuan” menjadi resep sukses ketiga Mourinho dalam penuturan Materazzi. Mourinho, katanya, tak pernah absen menginformasikan pemainnya seputar pengetahuan mengenai tim-tim lawan.

“Setelah membedah taktik mereka selama satu pekan, Anda jadi tahu semuanya tentang mereka. Dan Anda bisa masuk lapangan dengan siap sedia untuk menampilkan permainan sendiri sekaligus merusak permainan lawan,” ujarnya.

Setelah itu Mourinho juga punya “Pengalaman”. “Mourinho tahu bagaimana caranya untuk menang karena ia sudah sering melakukannya dan itu terjadi karena ia sudah meraih banyak kemenangan jauh sangat dini. Rahasianya adalah karena memulai karier melatih saat masih muda, dengan sudah memiliki benak seorang pelatih semasa masih jadi asisten biasa.”

Terakhir, Materazzi menyebut bahwa Mourinho memiliki “Empati”. “Itulah yang pertama-tama ia usahakan dengan timnya, kondisi yang benar-benar dibutuhkan untuk membangun sebuah tim tangguh, yang kompak tanpa keretakan. Itulah yang membuat Anda gigih bertarung menghadapi apa pun dan siapa saja,” urainya.