Berita Bola

Ketua Umum PSSI Menjawab Kritikan FIFPro

Berita Bola, Ketua Umum PSSI Menjawab Kritikan FIFPro

FIFPro mengomentari tentang kebijakan gaji di Indonesia. Ketua umum PSSI memberikan jawabannya dan meminta untuk semua pihak memahami keputusan dan kondisi ini.

Iriawan mengungkapkan karena corona ini sudah banyak menimbulkan kerugian. Sampai sepakbola Indonesia harus dihentikan.

Sebelumnya, FIFPro mengecam keputusan PSSI yang mempersilakan klub-klub Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 untuk merevisi kontrak. Klub bisa menggaji pemainnya maksimal 25 persen saja selama force majeure kompetisi.

FIFPro dalam rilisnya mendapat informasi bahwa tak ada klub Liga 1 yang membayar gaji lebih dari 25 persen. Bahkan klub Liga 2 lebih parah karena hanya membayar 10-15 persen. Padahal tak ada kesepakatan soal ini dengan pemain alias keputusan diambil secara sepihak oleh PSSI.

Baca Juga :

Jadwal Siaran Langsung Liga Jerman Pekan ke-27

“Hentikan perdebatan tentang untung, rugi, dan bunyi kontrak. Tidak ada guna memperdebatkan situasi bencana,” kata Iriawan, dikutip dari Panduan Bermain Judi.

“Itu terkesan tidak berempati dengan kesulitan yang sama-sama dihadapi oleh bangsa. Faktanya, saat ini kompetisi sedang mati suri. Jangan ada pihak yang mengompori,” ujarnya menambahkan.

Eks Kapolda Metro Jaya itu pun mengutarakan harapannya di situasi sulit seperti ini. Ia ingin semua pihak untuk bangkit dengan cara berjuang bersama.

“Saya berharap semua pihak bisa saling berangkulan erat untuk sama-sama bangkit dan hidup melewati bencana ini. Baik itu klub, pemain, pelatih, dan semua insan sepakbola yang saling mengikat kontrak,” tuturnya – Kamus Judi.