Guardiola Pahami Situasi Tidak Nyaman Aguero di Manchester City

Guardiola Pahami Situasi Tidak Nyaman Aguero di Manchester City

Berita Bola, Guardiola Pahami Situasi Tidak Nyaman Aguero di Manchester City

Meski saat ini Manchester City tengah dalam performa terbaiknya usai selalu memetik kemenangan dalam 17 pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris. Namun, suasana tak bersahabat rupanya melingkupi klub berjuluk The Citizens itu.

Pasalnya, striker andalan Man City, Sergio Aguero, mengungkapkan rasa tidak nyamannya lantaran kerap dirotasi oleh sang pelatih, Josep Guardiola. Dalam beberapa pertandingan, Aguero tidak dijadikan starter oleh Guardiola. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu lebih memilih untuk memainkan sang striker muda, Gabriel Jesus.

Menanggapi situasi tersebut, Guardiola mengaku memahami apa yang dirasakan oleh Aguero. Menurutnya adalah hal yang wajar bagi seorang pemain merasa tidak nyaman, apabila posisinya dalam sebuah tim terancam. Terlebih lagi, Piala Dunia 2018 akan bergulir, yang mana Aguero tentunya memiliki tekad untuk bisa membuktikan diri di klub agar masuk dalam skuad Timnas Argentina.

Guardiola sendiri pun menerangkan bahwa dirotasinya Aguero adalah juga untuk kepentingan tim. Mantan pelatih Barcelona itu tidak menampik bahwa Man City tidak bisa hanya terus bergantung kepada Aguero saja. Apalagi, mereka juga memiliki striker muda seperti Gabriel Jesus, yang memang membutuhkan jam terbang guna mengasah pengalamannya.

[ Baca Juga – Wenger: Permainan Arsenal ‘Dimatikan’ Liverpool di Babak Pertama ]

Lebih lanjut, pelatih yang akrab disapa Pep itu berharap agar tidak ada perpecahan di antara para pemainnya, karena hal itu dapat merusak keharmonisan tim. Guardiola juga sebenarnya menganggap Aguero sudah seperti legenda di Man City lantaran sumbangsihnya terhadap klub selama ini. Maka dari itu, alasan Guardiola mencadangkan Aguero bukanlah karena ia tak percaya kepada sang striker, namun karena memang kebutuhan tim.

“Dia (Aguero) adalah pemain yang spesial, tak ada yang meragukan itu. Dia seorang legenda dan saya sangat senang ketika dia bermain bagus dan mencetak gol. Saya dulunya pesepakbola. Saya memahami para pemain ketika mereka diganti dan tidak bermain, mereka sedih dan kecewa,” jelas Guardiola, mengutip dari Kamus Judi.

“Terkadang saya berpikir Gabriel Jesus layak untuk bermain – dan Bernardo Silva dan Eliaquim Mangala. Hal yang terpenting adalah bahwa mereka saling mengohrmati satu sama lain.  Jika mereka tidak senang dengan saya, itu tidak masalah, namun mereka memiliki hubungan yang luar biasa di antara mereka,” tuntas Guardiola.